Topik: Plasma

Sebagai produsen utama sawit dunia, Indonesia memproduksi jutaan ton minyak sawit setiap tahunnya yang sebagian besar diekspor ke pasar Eropa dan AS untuk bermacam hal, mulai dari pizza beku hingga deterjen.

 Ketika industri perkebunan sawit mulai berkembang di Indonesia pada 1970-an, masyarakat seharusnya mendapat keuntungan berlimpah dari sana, termasuk melalui kebun plasma. Awalnya, pemerintah mendorong dan memberikan insentif melalui sejumlah kebijakan dan subsidi. Sejak 2007, hal itu bahkan menjadi persyaratan resmi bagi perusahaan untuk berbagi seperlima lahan dengan masyarakat lokal atas setiap perkebunan yang baru dibuka atau dibangun.

Bersama dengan BBC News dan Mongabay, kami menginvestigasi bukti yang menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan di Indonesia sudah ingkar janji. Penyelidikan kami menemukan kalau masyarakat sesungguhnya telah kehilangan jutaan dolar setiap tahunnya karena perusahaan perkebunan gagal mematuhi hukum. Ketidakpuasan atas skema kebun plasma itu pun memicu gelombong protes di seluruh penjuru negeri.